Kamis, 16 April 2015

makalah keanekaragaman gen

MAKALAH
KEANEKARAGAMAN GEN










OLEH
KELOMPOK I
WIRNAWATI / 1416040001
ANDI ARWAN / 1416040002
MUTMAINNA / 1416040003
SURIANTI BACO / 1416040004
TRISNAWATI BASRI / 1416040005
SRI SYAMSINAR / 1416040006
DINI RAHAYU OKTAVIANA / 1416040007


PENDIDIKAN IPA REGULER 2014/2015
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

BAB I
PENDAHULUAN 

A.    Latar Belakang
        Semua spesies(mahluk hidup), baik itu mikroba, tumbuhan, hewan, atau manusia, memiliki gen yang amat beragam.  Jumlah gen berkisar dari sekitar 1.000 pada bakteri untuk lebih dari 400.000 pada tanaman berbunga banyak.Keanekaragaman genetik memainkan peran yang sangat penting dalam sintasan dan adaptabilitas suatu spesies, karena ketika lingkungan suatu spesies berubah, variasi gen yang kecil diperlukan agar spesies dapat bertahan hidup dan beradaptasi. Spesies yang memiliki derajat keanekaragaman genetik yang tinggi pada populasinya akan memiliki lebih banyak variasi alel yang dapat diseleksi. Seleksi yang memiliki sangat sedikit variasi cenderung memiliki risiko lebih besar. Dengan sedikitnya variasi gen dalam spesies, reproduksi yang sehat akan semakin sulit, dan keturunannya akan menghadapi permasalahan yang ditemui pada penangkaran sanak
        Adanya keanekaragaman genetik dalam suatu lingkup ekositem tertentu  akan sangat menunjang timbulnya  keserasian dalam tubuh ekosistem itu sendiri, keanekaragaman genetik yang ada dalam suatu ekosistem akan memberikan corak dan ciri keunikan tersendiri, namun suatu ekosistem akan terganggu bila ada komponen-komponennya yang mengalami gangguan.
        Gangguan-gangguan terhadap komponen-komponen ekosistem tersebut dapat menimbulkan perubahan pada tatanan ekosistemnya. Besar atau kecilnya gangguan terhadap ekosistem dapat merubah wujud ekosistem secara perlahan-lahan atau secara cepat pula. beberapa contoh gangguan-gangguan tersebut antara lain penebangan pohon di hutan-hutan secara liar dan perburuan hewan secara liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem,pemanfaatan SDA yang dilakukan dengan tidak bijaksana. Gangguan tersebut secara perlahan-lahan dapat merubah ekosistem sekaligus mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem bahkan dampak lainnya ialah semakin berkuranganya keanekaragaman genetik akibat kepunahan beberapa varietas dalam suatu spesies.
         Pentingnya keberadaan keanekaragman genetika dalam suatu ekosistem hendaknya menjadi perhatian kita untuk terus menjaga dan melestarikannya, banyak cara yang semestinya dapat kita lakukan sebagai andil kita untuk ikut berperan, seperti halnya melalui usaha perlindungan ragam satwa dan tumbuhan, melakukan usaha-usaha pelestarian misalnya dengan usaha penagkaran untuk melestarikan ragam spesies yang terancam punah, melakukan pemanfaatan SDA secara arif dan lain sebagainya.
B.  Tujuan
1.      Mahasiswa mengetahui keanekaragaman gen
2.      Mahasiswa memahami penyebab keanekaragaman gen
3.      Mahasiswa dapat memberikan contoh keanekaragamn gen
C. Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian keanekaragaman jenis genetik?
2.      Apakah penyebab keanekaragaman jenis genetik?
3.      Apakah contoh keanekaragaman jenis genetik?















BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian
        Keanekaragaman Genetik( Gen Diversity) adalah keanekaragaman genetika dalam suatu spesies. Hal ini terjadi melalui proses pertukaran gen, dan dinamika genom yang terjadi pada tingkat DNA yang menghasilkan evolusi pada suatu species tertentu. Juga sebagai akibat dari reproduksi seksual, di mana perbedaan genetik antara individu digabungkan dalam keturunan mereka untuk menghasilkan kombinasi gen baru atau dari mutasi yang menyebabkan perubahan DNA. Dan mampir tidak ada dua anggota dari spesies yang sama yang secara genetik identik.
        Keanekaragaman genetik mengacu pada variasi genetika di dalam spesies. Ini meliputi variasi genetika antara populasi yang berbeda dari spesies yang sama. Contohnya  seperti empat varietas rosella pipi putih (Platycercus eximius) di
Australia pada gambar ini.
Burung pipit Rosella Putih ini mengekspresikan variasi genetiknya dalam  kombinasi warna yang berbeda antara satu sama lainnya. Perbedaan ini berhubungan juga dengan letak dan kondisi alam di masing-masing tempat.
Keanekaragaman Genetik suatu spesies di suatu kawasan atau tempat dapat diukur   dengan berbagai cara, seperti:
  1. Perbedaan warna dari sebuah spesies seperti burung Pipit Rosella, Jagung dan durian pada berbagai bambar ini.
  2. tehnik pengukuran DNA untuk memahami variasinya
  3. dapat juga dilihat dari karakter dan sifat dari suatu spesies.
B.    Penyebab keanekaragaman jenis genetik
Gen pada setiap individu, walaupun perangkat dasar penyusunnya sama, tetapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. Susunan perangkat gen inilah yang menentukan ciri atau sifat suatu individu dalam satu spesies.
Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah  satu penyebab keanekaragaman jenis genetik. Keturunan dari hasi perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk/orang tuanya. Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietas-varietas yang terjadi secara alami atau secara buatan. Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau penyesuaian diri setiap individu dengan lingkungan.

           Faktor lingkungan juga turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu di samping ditentukan oleh faktor genetiknya (genotip). Genotip merupakan kombinasi alela  yang dimiliki oleh setiap individu. Genotip ini berperan dalam mempengaruhi karakteristik keturunan seperti warna mata, golongan darah, dan bentuk enzim tertentu. Fenotip suatu individu menggambarkan karakter morfologi, fisiologi, anatomi, dan biokimia individu tersebut. Sementara keanekaragaman buatan dapat terjadi antara lain melalui perkawinan silang (hibridisasi). Hibridisasi merupakan proese persilangan dua individu berbeda komposisi genetikanya, seperti berlainan ras, varietas, jenis, atau berlainan marga.

C.    Contoh Keanekaragaman Genetika
Setiap sifat mahluk hidup dikendalikan oleh factor keturunan (gen) satu dari induk jantan dan lainya dari induk betina . keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukan dengan variasi dalam satu jenis .
Misalnya                                                              
1.    Variasi jenis kelapa : kelapa gading dan kelapa hijau
2.    Variasi jenis kucing : kucing biasa dan kucing angora
3.    Variasi jenis rambut manusia : rambut keriting dan rambut lurus
                                                   
D.    Manfaat Keanekaragaman Genetik
1.    Semakin besar keanem suatu keanekaragam genetik dalam suatu spesies semakin besar kemungkinan bahwa spesies tersebut dapat bertahan hidup dalam waktu lama dan berjangka panjang . Hal ini terjadi karena peran mutualisme dalam hidup spesies tersebut. Kemudian ketika terjadi kontak sexs antara kedua gen yang berbeda dari spesies yang sama maka bias muncul gen yang baru dari spesies tersebut yang disebut dengan gen campuran
2.    seperti pada jagung di atas. Ada biji yang putih dan yang hitam dalam satu buah jagung atau putih dan orange.
3.    reproduksi selalu terjadi hanya dengan anggotanya sendiri.
4.    mampu  berevolusi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan
5.    Pelengkap dan cadangan pendukung kehidupan di sebuah ekosistem dan juga di bumi
6.    Memberikan kontribusi yang memadai dalam keseimbangan Alam
7.    Keanekaragaman genetik mencegah penyakit dan membantu spesies menyesuaikan diri dengan perubahan di lingkungan mereka
8.    Setiap kali suatu spesies punah atau keragaman genetik yang hilang, kita tidak akan pernah tahu apakah penelitian akan memberi kita sebuah vaksin baru atau obat
E.   Terjadinya Erosi Genetik Spesies
                   Erosi genetik  atau pengikisan genetik spesies adalah peristiwa terjadinya penurunan jumlah, berkurang dan hilang atau punahnya suatu species dari variasi gen yang ada dan hidup di suatu ekosistem tertentu dan juga di bumi. Misalnya durian yang isinya berwarna merah tidak ditemukan lagi. Atau jagung yang berwarna putih tidak tumbuh lagi.
                   Erosi atau pengikisan genetik dari spesies sebenarnya sedang terjadi saat ini di dalam kehidupan kita sehari-hari. Akibatnya keseimbangan alam berkurang dan muncul berbagai macam fenomena alam, penyakit, kesuburan tanah menurun dan punahnya berbagai spesies lainnya, mulai dari spesies yang mendapat manfaat Penyebab dari terjadinya erosi Genetika pada spesies adalah karena:



  1. penangkaran terhadap berbagai jenis spesies sehingga tidak bisa berkembang secara alami
  2. pemusnahan ekosistem dan pengambilan berbagai jenis tumbuhan dari alam liar ke dalam pot
  3. 90 % ketergantungan dunia untuk makanan hanya pada beberapa spesies, seperti  padi, jagung dan gandum yang memenuhi 69% kalori dan 56% protein.
F.   Usaha mempertahankan Keanekaragama Genetik Spesies
Mengingat pentingnya spesies dalam keanegaraman  genetiknya bagi    kehidupan di suatu ekosistem dan di bumi, maka yang dapat dilakukan adalah melindungi(proteksi), memelihara dan merawatnya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara:
  1. Larangan pemindahan dari habitatnya atau merusak habitatnya.
  2. Memelihara dengan memberi nutrinya untuk tumbuh kembang spesies tersebut
  3. Merawat memberikan pertolongan yang memadai untuk mempertahankan hidupnya diekosistemnya sendiri.







BAB II
PENUTUP

A.  Kesimpulan
       Dari pembahasan diatas pemakalah dapat mengambil kesimpulan :
1.    Keanekaragaman genetik merupakan variasi genetik dalam satu spesies,            baik diantara populasi-populasi yang terpisah secara geografis maupun diantara individu-individu dalam satu populasi.
2.   Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah satu penyebab keanekaragaman jenis genetik.
3.   Contoh keanekaragaman jenis genetik dapat kita jumpai pada variasi jenis kelapa, variasi jenis kucing dan variasi jenis rambut manusia.

B.  Saran
Didalam kehidupan didunia ini terdapat berbagai jenis keanekaragaman hayati, yaitu terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan yang beranekaragam. adapun beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan melestarikan keanekaragaman hayati tersebut seperti penghijauan(reboisasi), pemuliaan, pelestarian in situ maupun ex situ serta penegakan hukum dan kebijakan nasional dan internasional.











             DAFTAR PUSTAKA
Campble.2004 . biology . jilid 1 edisi delepan  .Jakarta .Erlangga
Kimball, John W. 1983. Biology. Massachusetts: Addison-Wesley.
Usman, Kurniawan. 2012.http://keanekaragaman gen.blogspot.com.
Marwanard. 2011. “http:/keanekaragaman gen blogspot.com.  Diakses  pada 28 februari 2015









Tidak ada komentar:

Posting Komentar